Client Side Scripting

10.27 Offical Aldi K Pgbn 0 Comments

Selamat datang kembali di Blognya Aldi Kurniawan Pgbn
gimana kabar kalian semua?
Semoga tetap sehat dan enjoy :D

kali ini postingannya agak berbeda gitu, kenapa? Karena kali ini gak bahas tentang sepakbola apalagi tentang cerita di asrama, tetapi kali ini gue akan membagikan sesuatu yg sudah banyak org tahu. Tapi yg namanya berbagi tak ada batasnya :D
ya “Pemrograman Web” 

secara umum Perograman Web dibagi atas 2 yaitu Client Side Scripting dan Server Side Scripting.
Gak usah bingung nanti bakalan gue jelasin kog :D
selow mament :D :D
Oke langsung saja yang pertama :

1. Client Side Scripting
merupakan suatu jenis bahasa pemrograman web yang pengolahannya dilakukan dilakukan di sisi client, dimana web browser yang menjadi clientnya. Nah di dalam web browser terdapat library yg mampu menerjemahkan semua perintah di halaman web yg menggunakan Client Side Scripting(CSS). Library ini secara teknis disebut web engine, dan setiap web browser mempunyai web engine yg berbeda-beda. Itulah mengapa script yg sama ditampilan di web browser yg berbeda-beda. Untuk menghndari hal tersebut gunakanlah web browser yg standart dan style penulisan Client Side Scripting sesuai dengan Worl Wide Web Consertium(W3C).

Berikut cara kerja Client Side Scripting


cara kerjanya gini nih :D
- client/user melakukan request untuk mengaskse sebuah dokument melalui web browser dan request tersebut akan I cari web server.
- jika web server tempat dokument tersebut tersimpan sudah ditemukan maka web server akan melakukan pengecekan yg diminta si user. Jika document tersebut berisikan Client Side Scripting maka web server tidak perlu melakukan pemrosesan apapun, maka dokument tersebut akan di kembalikan ke client dalam format HTML.
- dokument tersebut akan di proses oleh client/web browser, komponen yg akan menerjemahkannya yaitu Script Interpreter atau yg biasa disebut juga Web Engine.
Halaman web yang telah selesai di proses akan dikembalikan kembali ke client dalam format HTML yang dapat dilihat di web browser.

Gimana udah ngerti kan?
Mudah bukan? :D

dan gue juga bakalan bagi kekurangan dan kelebihannya :D

- Kelebihan Client Side Scripting

  1. - mudah untuk dipelajari dan digunakan
  2. - tidak membutuhkan pengetahuan pemrograman yang tinggi(baca:DEWA)
  3. - perubahan dan pemrosesannya kode programnya lebih cepat karena dilakukan di sisi client saja tanpa perlu melakukan proses disisi server melalui jaringan internet.

- Kelemahan Client Side Scripting

  1. - kode programmnya dapat dilhat melalui web browser, sehingga dapat dikatakan tidak aman jika konteksnya adalah ingin melindungi source kode dari pihak lain.
  2. - penggunaan sumber daya yg ada di komputer host(memory CPU akan digunakan secara maksimal
  3. - masalah pada web browser, karena setiap web browser menggunakan web engine yang berbeda-beda jadi di sarankan memakai web browser yg sudah populer.

Server Side Scriptingnya mana?
Besok bakalan ane lanjutin :D
Semoga bermanfaat gaes. Enjoy Beybeh…!!!


You Might Also Like

0 komentar: